Bismillah, Selamat Datang Di Hidayat Hilal Blog

Semoga isi blog ini dapat bermanfaat.

Firman Allah Ta'ala

Katakanlah: Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah (sunnah/petunjuk)ku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. QS. Ali ‘Imran:31.

Hadits Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal dan amalan yang diterima. HR. Ibnu Majah (www.muslim.or.id)

Perkataan Ulama

Dunia kampung amal dan akhirat kampung balasan, barang siapa yang tidak beramal di sini akan menyesal di sana. Nasehat Imam Ahmad Radhiallahuanhu.

Thursday, May 7, 2015

Bacaan Sujud



(Sumber Gambar : muslim.or.id)

Berikut adalah ragam bacaan sujud ketika sholat : 
Pertama,
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى
Subhaana rabbiyal a’laa (3 kali)
Beliau pernah membaca doa ini berulang-ulang ketika sujud shalat malam, sehingga sujud beliau hampir sama lamanya dengan berdiri beliau.

Kedua,
سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى وَبِحَمْدِهِ
Subhaana rabbiyal a’laa wa bihamdih (3 kali)

Ketiga,
سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ، رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Subbuuhun qudduusun rabbul malaaikati war ruuh
Yang dimaksud ruuh dalam doa ini adalah Malaikat Jibril

Keempat,
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي
Subhaa-nakallahumma rabbanaa wa biham-dika allaahum-maghfil-lii
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam banyak membaca doa ini dalam rukuk dan sujudnya, setelah turun surat An-Nashr. Beliau lakukan demikian, dalam rangka mengamalkan perintah di akhir surat An-Nashr. (HR. Bukhari)

Kelima,
اللهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَّهُ، وَجُلَّهُ، وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّه
Allahummagh-fir-lii dzan-bii kullahuu, diqqahuu, wa jullahuu, wa awwa-lahuu, wa aa-khirahuu, wa ‘alaa-niya-tahuu wa sirrahuu

Keenam,
اللهُمَّ لَكَ سَجَدْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ، وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، تَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الْخَالِقِينَ
Allahumma laka sajad-tu, wa bika aamantu, wa laka aslam-tu. Sajada wajhii lilladzii khala-qahuu, wa shawwa-rahuu, wa syaqqa sam’ahuu wa basharahuu, tabaarakallahu ahsanul khaaliqiin.

Ketujuh,
سُبْحَانَ ذِي الْجَبَرُوتِ وَالْمَلَكُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ
Subhaana dzil jabaruut, wal malakuut, walkibriyaa, wal ‘adzamah

Doa sujud ini pernah beliau baca ketika shalat malam. Beliau mengulang-ulang lama sekali. Karena ketika berdiri, beliau membaca surat Al-Baqarah.

Ada juga beberapa doa sujud yang khusus dibaca ketika shalat malam. Berikut diantaranya,
Pertama,
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Subhaanaka allahumma wa bihamdika laa ilaaha illa anta

Kedua,
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي مَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ
Allahummagh-firlii maa asrar-tu wa maa a’lantu

Ketiga,
اللهُمَّ أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
allahumma innii a-‘uudzu bi ridhaa-ka min sakhatik, wa bi mu’aafatika min ‘uquubatik, wa a-‘uudzu bika min-ka, laa uh-shii tsa-naa-an ‘alaika anta, kamaa ats-naita ‘alaa nafsik

Berdasarkan keterangan A’isyah, doa ini dibaca Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau sujud pada saat shalat malam.

(Refrensi : carasholat.com)

Saturday, June 28, 2014

Al-Qur'an Online

(Sumber Gambar : muslim.or.id)

Kewajiban membaca Al-Qur'an adalah kewajiban semua mukmin dimuka bumi ini, karena Al-Qur'an adalah pedoman kehidupan, jadi bagi mereka yang tidak membacanya adalah mereka yang tidak memiliki pedoman hidup, na'uzubillah. Silahkan klik link berikut untuk membaca Al-Qur'an online dari blog ini. Mudah-mudahan Allah Ta'ala tetap memberikan Rahmatnya bagi kita sekalian. AL - QUR'AN ONLINE 1 atau AL - QUR'AN ONLINE 2


Wednesday, November 14, 2012

Mentalitas Mukmin Ibarat Tawon




(Sumber Gambar : teripangemas.com)

Mentalitas ummat Muslim persis seperti Tawon, bagaimana mentalitas Tawon?

Pertama, yang dihisap Tawon adalah sari pati bunga, makanan yang dimakan oleh Tawon adalah makanan yang baik, selektif dalam memilih makanan. Muslim juga demikian, perut yang dimiliki oleh orang yang benar-benar beriman kepada Allah adalah perut yang selektif, yang dimakan adalah makanan yang baik-baik yang diminum adalah yang baik-baik, menurut agama makanan dan minuman yang baik adalah makanan yang halal. 

Kedua, yang selalu dikeluarkan Tawon adalah madu. Orang mukmin jika berkata akan selalu berkata baik, jika berbuat maka berbuat yang baik-baik, yang selalu bermanfaat bagi orang lain.

Ketiga, kemanapun Tawon hinggap tidak ada dahan yang patah. Orang mukmin dimanapun dia berada tidak akan membuat onar, tidak akan membuat masalah, bahkan orang lain akan merasa terlindungi olehnya.

Keempat, jangan coba-coba mengganggu Tawon, sekali diusik maka sampai manapun akan dikejar. Artinya bahwa mukmin sejati bukanlah mencari musuh, tetapi jika musuh telah ada di depannya maka pantang untuknya menyerah, tidak boleh lari dari musuh. Mukmin haruslah menjaga kehormatan dirinya.

Sekarang siapkah kita hidup bagaikan Tawon? 

(Refrensi : Ceramah Alm.Zainuddin,MZ)